Awal mula Saya lulusan bidang ekologi atau lingkungan. Tapi punya hobi membuat program komputer atau kalau kata orang saat ini istilahnya adalah NGODING. Jika diurut-urut dari masa lalu, perjalanan pemrograman saya ceritanya seperti ini. Ketika pertama kali mengenal komputer dan belajar bahasa pemrograman pada sekitar akhir tahun 1990, saya langsung jatuh hati pada pengerjaan pembuatan program di alat ini. Waktu itu saya masih bersekolah di Sekolah Menengah Atas (SMA/SMU). Untuk mata pelajaran Keterampilan, siswa harus memilih satu. Dan saya memilih komputer. Bahasa pemrogramman yang saya pakai adalah COBOL. Setelah lulus SMA, saya masuk ke bagian Pertanian dengan spesialisasinya ke arah ilmu tanah dan lingkungan. Dalam kegiatan non kuliah pernah mengikuti kursus bahasa Pascal. Di kuliah pernah diajarkan membuat pemrogramman dalam bahasa Fortran. Kemampuan membuat program saya terpakai untuk membant...
Teeeetttt... suaran terompet terdengar nyaring. Bersamaan dengan suara nyaring dari terompet, terbuka juga pintu sel tempat kuda-kuda yang sudah siap berlari yang tadinya tertutup. Kuda yang ditunggangi joki langsung berlari dengan cepatnya di jalur melingkar. Sementara itu di tribun stadion para penonton meneriakkan nama joki dan kuda yang berpacu. Tribun penonton pacuan kuda Kuda terus berpacu mengelilingi jalur yang sudah ditentukan. Penonton yang ada di tribun maupun di pinggir jalur perlintasan terus bersorak dan bertepuk-tangan untuk menyemangati kuda yang mereka dukung. Sorakan dan tepuk tangan makin menggema ketika kuda-kuda sudah berada di tikungan terakhir. Beberapa saat kemudian salah satu kuda mencapai garis finish. Sang joki mengangkat tangannya sebagai tanda kemenangannya. Dan para fans dan penonton juga semakin riuh bertepuk-tangan tangan menyambut kemenangan tersebut. +++++++ Bener Meriah adalah salah satu kabupaten di Nanggro Acah Darussal...
Kepulangan lebaran 1438 H (2017 M) saya kali ini ke rumah orang tua saya rada istimewa. Kalau biasanya lebaran hanya diisi dengan bersilaturahmi ke keluarga atau tetangga maka kali ini saya mendapat kegiatan tambahan yang sangat lain berupa MENGAJARKAN MEMBUAT FILM DOKUMENTER kepada beberapa anak muda desa tempat orang tua saya tinggal. Desa itu terletak di daerah Pintu Rime Gayo, kabupaten Bener Meriah, propinsi Nanggro Aceh Darussalam. Memberi sedikit keterangan di awal pembuatan film Ide membuat film dokumenter ini sebenarnya tidak sengaja. Pada pagi menjelang siang di hari pertama Idul Fitri 1438 H, beberapa anak muda datang ke rumah orang tua saya untuk bersilaturahmi. Pada saat mau pamit pulang, di satu bagian rumah orang tua saya yang ada awetan katak besar dan ular kobra, mereka melakukan foto selfie atau swafoto dengan kamera telefon genggam mereka. Namanya anak muda, berbagai macam gaya mereka lakukan untuk swafoto mereka dan tanpa malu...
Comments